Lapas Kalianda Perkuat Kesiapsiagaan Gempa dan Tsunami melalui Sistem Peringatan Dini

Lampung Selatan, (okehnews)-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalianda berencana memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami melalui integrasi Early Warning System (EWS) dengan sistem peringatan dini milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di lingkungan Lapas Kalianda, terutama mengingat wilayah Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi ancaman tsunami.

Melalui integrasi sistem tersebut, informasi peringatan dini yang diterima BPBD Kabupaten Lampung Selatan dapat segera diteruskan kepada pihak Lapas Kalianda untuk ditindaklanjuti sesuai standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat.

Informasi tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan langkah cepat, mulai dari menyampaikan peringatan kepada petugas dan warga binaan, mengamankan area, hingga melaksanakan evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

BPBD Kabupaten Lampung Selatan diketahui memiliki Warning Receiver System (WRS) yang digunakan untuk menerima sekaligus mendiseminasikan informasi terkait gempa bumi dan peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Lapas Kalianda, Badarudin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya mengandalkan sarana teknologi.
Menurutnya, kesiapan personel, komunikasi yang cepat, SOP yang jelas, jalur evakuasi, serta pelaksanaan simulasi secara berkala juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat.

“Peringatan dini harus diikuti dengan tindakan dini. Dengan koordinasi yang cepat dan kesiapan seluruh personel, risiko dapat diminimalkan serta keselamatan petugas dan warga binaan dapat lebih terjamin,” ujar Badarudin, Selasa (22/9/2026).

Sinergi antara Lapas Kalianda dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana, sekaligus mewujudkan Lapas Kalianda Siaga Bencana yang responsif, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *