BANDARLAMPUNG – Jelang pemilu 2024, DPD PAN Bandarlampung terus melakukan penguatan organisasi untuk memenangkan kontestasi pemilu.
Sekretaris DPD PAN Bandarlampung, Hadi Tabrani mengatakan, pihaknya siap memenangkan pemilu 2024. Salah satunya dengan memperkuat organisasi sampai ke tingkat bawah.
“DPD PAN Bandarlampung siap menghadapi dan memenangkan pemilu 2024,” katanya.
Ketua BPOK DPD PAN Bandarlampung, Abdul Salim mengatakan, salah satu penguatan organisasi yang dilakukannya yaitu, mempersiapkan dan memperkuat saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Untuk saat ini sudah ada 800 saksi. Jumlah saksi akan terus bertambah. Kami terus melakukan penguatan sampai ke tingkat bawah. Kami juga terus melakukan konsolidasi dan penguatan terkait badan saksi dan Sistem Informasi dan Manajemen Data (SIM PAN). Pembenahan struktur sampai ke tingkat bawah sudah hampir selesai,” ungkapnya, Kamis (17/3/2022).
Dijelaskannya, untuk saksi, akan diambil dari pengurus harian ranting masing – masing 15 orang dan pengurus harian DPC 15 orang. Kekurangan saksi akan dipenuhi dari masyarakat di sekitar lokasi TPS masing – masing. Kami juga terus memperkuat pengurus ranting,” ujarnya.
Ketua Sistem Informasi dan Manajemen Data DPD PAN Bandarlampung (SIM PAN), Ahmad Ali Kamal menjelaskan, sampai hari ini pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan pengurus partai Kecamatan Teluk Betung Timur, Teluk Betung Barat, Teluk Betung Utara, Enggal, Langkapura, Tanjungkarang Pusat dan Bumi Waras. Konsolidasi dilaksanakan di DPD PAN Bandarlampung, kata Ahmad Ali Kamal, Kamis (17/3/2022).
“Konsolidasi tujuannya untuk pendataan pengurus partai dan simpatisan yang akan dibuatkan KTA PAN. Kedepan, 30 pengurus masing – masing ranting akan dimasukkan ke dalam data SIM PAN. Sehingga secara otomatis akan menjadi saksi, namun terlebih dahulu berkoordinasi dengan ketua ranting setempat. Kita akan menggelar bimtek saksi. Saat ini sudah ada 4 ribu nama yang terdata di SIMPAN,” ujarnya.
Ketua Badan Saksi DPD PAN Bandarlampung, Amrin Bahri mengatakan, DPP PAN memerintahkan untuk merekrut sekitar 5.800 saksi TPS untuk pemilu 2024.
“Nantinya,satu TPS ada dua orang saksi. Terdiri dari satu saksi dari partai dan satu saksi dari calon anggota legislatif. Setiap hari kami terus bekerja untuk mempersiapkan dan memperkuat saksi. Nanti akan dilaksanakan Bimtek saksi yang menurut rencana akan dilakukan secara tatap muka satu kali dan melalui zoom dua kali,” ungkapnya. (*)












