Lampung Selatan, (okehnews) – Hari-hari pertama menjadi mahasiswa biasanya dipenuhi rasa penasaran. Ada wajah-wajah baru, lingkungan baru, sekaligus pertanyaan tentang masa depan yang mulai terasa lebih nyata.
Suasana itu terasa dalam kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala Untuk Anak Unggul Negeri (HANUANG) 2026 Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri), Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.
Para mahasiswa baru tidak sekadar diperkenalkan dengan lingkungan akademik. Mereka juga mendapat bekal tentang bagaimana menjadi anak muda yang mampu mengenali potensi diri dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Pesan itu disampaikan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, S.T., MBA., saat menjadi pemateri utama kuliah umum HANUANG 2026.
Di hadapan para mahasiswa baru, Egi tidak hanya berbicara mengenai dunia perkuliahan. Ia mengajak mahasiswa melihat masa kuliah sebagai proses membentuk diri sebelum benar-benar terjun ke tengah masyarakat.
Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar nilai akademik atau mendapatkan indeks prestasi tinggi. Ada karakter, kepemimpinan, inovasi, integritas, dan kepedulian sosial yang juga harus dibangun sejak bangku kuliah.
“Mahasiswa adalah agen perubahan, calon pemimpin masa depan. Saya berharap adik-adik mahasiswa baru UIMandiri ini tidak hanya mengejar IPK, tapi juga mengasah jiwa kepemimpinan, inovasi, dan rasa cinta terhadap daerah,” ujar Egi.
Ia kemudian menyampaikan satu pesan yang menjadi inti motivasinya kepada mahasiswa baru.
“Hebat itu bukan bawaan lahir, tetapi hebat itu dibentuk oleh proses.”
Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan mahasiswa tidak selalu tentang siapa yang paling pintar sejak awal. Justru proses belajar, pengalaman, kegagalan, keberanian mencoba, serta kemampuan mengenali potensi diri menjadi bagian penting dalam membentuk seseorang.
Egi juga mengajak mahasiswa menemukan “daya ungkit” dalam dirinya masing-masing.
Daya ungkit itu, kata dia, dapat menjadi kekuatan yang mendorong seseorang untuk terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi lingkungan sekitarnya.
“Saya mengajak adik-adik mahasiswa untuk mengenali diri dan menemukan ‘daya ungkit’ sebagai kekuatan untuk terus berkembang,” katanya.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari mahasiswa baru yang mengikuti kuliah umum dengan antusias. Bagi mereka, memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga memulai proses panjang menuju dunia yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjut Egi, memandang pendidikan tinggi sebagai salah satu pilar penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Karena itu, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen membangun sinergi bersama perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Rektor UIMandiri Dr. Rustono Farady Marta menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Lampung Selatan sebagai pemateri kuliah umum.
Menurutnya, kehadiran kepala daerah di tengah mahasiswa baru memberikan motivasi tersendiri bagi mereka untuk semakin bersemangat menjalani proses pendidikan.
HANUANG 2026 pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa UIMandiri untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik, memahami nilai-nilai kampus, sekaligus mulai membangun karakter sebagai “Anak Unggul Negeri”.
Sebab, perjalanan menjadi unggul tidak selesai ketika seseorang mendapatkan nilai terbaik di ruang kelas.
Ia baru benar-benar berarti ketika ilmu yang diperoleh mampu dibawa keluar kampus, menjadi gagasan, karya, dan kontribusi bagi masyarakat, Lampung Selatan, hingga Indonesia.
Bukan Sekadar IPK, Bupati Egi Titip Pesan Ini kepada Maba UIMandiri di HANUANG 2026












