Kabar Baik dari Lampung Selatan, Bantuan Beras 33,2 Juta KPM Berlanjut hingga Akhir 2026

Lampung Selatan, (okehnews) – Bagi keluarga yang setiap hari harus menghitung pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan dapur, tambahan 10 kilogram beras bukan sekadar angka. Bantuan itu bisa menjadi ruang bernapas di tengah kebutuhan pangan yang terus berjalan.

Kabar baik datang dari pemerintah. Program Bantuan Pangan Beras dipastikan berlanjut hingga akhir 2026. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan saat menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Juli-September 2026 di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (11/9/2026).

Secara simbolis, Zulkifli menyerahkan bantuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Dari Desa Pisang, pesan pemerintah itu sekaligus menunjukkan bahwa program bantuan pangan terus didorong agar menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Untuk periode Juli-September 2026, bantuan pangan beras menyasar 33,2 juta KPM di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 182.398 KPM menjadi penerima.

Setiap KPM memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan demikian, untuk periode tiga bulan, masing-masing keluarga menerima total 30 kilogram beras.

Namun, bantuan tersebut tidak berhenti pada September.

Pemerintah memastikan penyaluran kembali dilanjutkan untuk periode Oktober-Desember 2026.

“Bantuan pangan ini kita lanjutkan. Untuk Oktober sampai Desember, kuotanya tetap satu juta ton beras untuk 33,2 juta masyarakat yang membutuhkan, dengan masing-masing penerima mendapat 10 kilogram beras setiap bulan,” ujar Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4, terutama mereka yang membutuhkan dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Keberlanjutan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga akses masyarakat terhadap pangan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok yang membutuhkan.

Dari Desa Pisang, 233 Keluarga Terima Beras

Di Desa Pisang, bantuan itu diterima 233 KPM. Total beras yang disalurkan mencapai 6.990 kilogram untuk alokasi Juli-September 2026.

Artinya, setiap keluarga penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk tiga bulan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat pada desil 1 hingga desil 4.

“Kami bersyukur dapat menyalurkan bantuan pangan ini kepada masyarakat Desa Pisang. Ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Bagi masyarakat penerima, keberlanjutan bantuan tentu bukan sekadar soal beras yang diterima hari ini. Ada kebutuhan rumah tangga yang harus terus dipenuhi dari hari ke hari.

Karena itu, kepastian bantuan hingga Desember menjadi kabar penting bagi keluarga yang masuk dalam sasaran program.

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar turut mengapresiasi kunjungan Menko Bidang Pangan RI bersama rombongan ke wilayahnya, sekaligus keberlanjutan program bantuan pangan tersebut.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Dan semoga Bapak Menteri beserta rombongan senantiasa diberikan kesehatan serta keselamatan,” kata Syaiful.

Setelah penyaluran di Desa Pisang, Zulkifli Hasan melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan bantuan beras kepada sejumlah pengemudi ojek online di kawasan Kalianda. Ia juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Harapan Bangsa.

Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Hazizi, serta jajaran perangkat daerah dan instansi terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *