Lampung Barat – Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI Polri, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan instansi terkait lainnya berhasil mengevakuasi seekor Harimau Sumatera yang masuk perangkap di kawasan perkebunan Pekon (Desa) Sukabumi Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Harimau Tersebut Meresahkan Warga
Harimau Sumatera itu diketahui masuk ke dalam perangkap pada Selasa (28/10) kemarin dan langsung dievakuasi pada hari berikutnya. Menurut Dandim 0422/Lampung Barat yang juga merupakan Ketua Satgas konflik antar manusia Harimau Letkol Inf Rizky Kurniawan, harimau tersebut sempat meresahkan warga setempat karena beberapa kali muncul di area perkebunan dan menyerang warga hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Kondisi Harimau Saat Ini
Dokter hewan BKSDA, Erni Suyanti, menyatakan bahwa kondisi harimau saat ini cukup baik meskipun ada luka bekas jerat di bagian kaki dan pinggang. “Luka di pinggang sudah dalam keadaan terbuka. Ada juga luka lain kemungkinan akibat gesekan dengan kandang jebak,” kata Erni.
Upaya Identifikasi
BKSDA akan melakukan identifikasi menyeluruh melalui pola loreng dan uji DNA untuk mengetahui apakah harimau ini merupakan individu yang sama dengan yang pernah memangsa manusia di wilayah BNS, Suoh, atau Batu Brak.
Imbauan kepada Masyarakat
Dandim 0422/Lampung Barat mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati jika menuju kebun. “Binatang ini tidak tahu mana hutan, mana kebun warga, mereka hanya tau mencari makan. Karena itu, kami mengingatkan masyarakat untuk tidak berkebun sendirian, perhatikan waktu aktif mereka, dan selalu waspada,” ucapnya.












