Kalianda, (okehnews) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda terus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan peternakan ayam petelur. Program ini menjadi sarana pembelajaran keterampilan sekaligus bekal bagi warga binaan untuk membangun usaha setelah kembali ke masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan pengalaman praktis dalam mengelola peternakan, mulai dari pemberian pakan, perawatan kandang, pemantauan kesehatan ayam, hingga pengelolaan hasil produksi telur.
Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan kerja sama. Berbagai nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Badarudin, mengatakan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.
“Pembinaan melalui peternakan ayam petelur ini merupakan salah satu upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai manfaat dan peluang ekonomi. Kami ingin agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan ilmu, pengalaman, dan kemampuan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas nanti,” ujar Badarudin.
Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan peternakan juga diharapkan mampu membentuk pola pikir produktif serta mendorong semangat untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Pengelolaan peternakan secara langsung memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memahami proses kerja yang membutuhkan konsistensi, ketelitian, dan tanggung jawab. Keterampilan tersebut diharapkan dapat diterapkan ketika mereka merintis usaha sendiri maupun mencari peluang kerja setelah bebas.
Di sisi lain, peternakan ayam petelur berpotensi dikembangkan sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan di lingkungan lapas. Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat mengenal tahapan produksi, pemeliharaan ternak, hingga pengelolaan hasil usaha.
Lapas Kelas IIA Kalianda berkomitmen untuk terus mendorong program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Upaya tersebut diharapkan mendukung proses reintegrasi sosial sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Melalui pembinaan peternakan ayam petelur, Lapas Kalianda berupaya membuka kesempatan bagi warga binaan untuk meningkatkan keterampilan, membangun kemandirian, dan menata masa depan yang lebih baik.












