Lampung Selatan, (okehnews)-Pelabuhan Bakauheni menjadi pintu yang terus dibidik jaringan narkoba untuk memasukkan barang haram ke Sumatera. Namun, di pintu itu pula polisi berdiri menghadang.
Kerja keras tersebut berbuah penghargaan bagi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting, dirinya mendapat apresiasi dari Polres Lampung Selatan atas capaian jajarannya dalam mengungkap kasus narkotika di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.
Capaian itu menempatkan Polsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni sebagai jajaran dengan pengungkapan kasus narkotika terbanyak di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.
Pengungkapan tersebut dilakukan, antara lain, di kawasan Seaport Interdiction Bakauheni, titik yang menjadi perhatian dalam pengawasan lalu lintas orang maupun kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Bakauheni memang bukan tempat sembarangan.
Sebagai salah satu pintu utama menuju Sumatera dengan intensitas penyeberangan yang tinggi, kawasan pelabuhan memiliki tantangan tersendiri dalam mengantisipasi penyelundupan narkotika.
Di tengah padatnya arus kendaraan dan penumpang, jaringan peredaran narkoba bisa saja mencari celah untuk membawa barang haram menyeberangi Selat Sunda.
Di situlah personel kepolisian dituntut tidak lengah.
Di bawah komando AKP Yepta Ginting, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni melakukan pengawasan dan pengungkapan terhadap kasus-kasus narkotika yang melintas di kawasan tersebut.
Setiap barang bukti yang berhasil diamankan dan setiap tersangka yang ditangkap menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba menuju Sumatera.
Polres Lampung Selatan menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen, dedikasi, serta kerja keras personel di lapangan.
“Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen, dedikasi, dan kerja keras personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam upaya memerangi dan mengurangi peredaran gelap narkotika,” tulis pernyataan resmi Polres Lampung Selatan.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan berharap capaian tersebut menjadi pemacu bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat sinergi antarsatuan.
Pengawasan terhadap jalur penyeberangan juga perlu terus diperkuat. Sebab, selama jalur menuju Sumatera masih menjadi sasaran peredaran narkotika, kawasan Bakauheni akan tetap menjadi salah satu titik penting dalam upaya pencegahan dan penindakan.
Bagi jaringan narkoba, Bakauheni bisa menjadi pintu masuk.
Bagi polisi, tempat itu adalah gerbang yang harus dijaga rapat-rapat.












