Lampung Selatan, (okehnews)– Pagi itu seharusnya menjadi perjalanan biasa menuju sekolah. Namun, ban motor yang dikendarai seorang ibu tiba-tiba pecah di kawasan Simpang Tugu Adipura Kalianda, Lampung Selatan.
Di tengah kepanikan karena dua anaknya terancam terlambat masuk sekolah, pertolongan justru datang dari seorang polisi yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.
Adalah Aipda Deni Meydinistira, anggota Satlantas Polres Lampung Selatan yang saat itu tengah melaksanakan pengamanan pagi. Melihat kendaraan tersebut mengalami pecah ban, ia langsung menghampiri sang ibu dan menawarkan bantuan.
Tak ingin kedua anak itu terlambat masuk sekolah, Aipda Deni kemudian mengantarkan keduanya menggunakan kendaraan dinas kepolisian.
Aksi spontan tersebut menjadi pemandangan berbeda di tengah kesibukan arus lalu lintas pagi di Kalianda. Polisi yang semula bertugas mengatur kendaraan, beralih menjadi pengantar dua anak sekolah yang membutuhkan pertolongan.
Sikap Aipda Deni pun mendapat apresiasi dari warga yang melihat langsung kejadian tersebut.
Bagi masyarakat, kehadiran polisi di jalan bukan hanya soal mengatur lalu lintas. Dalam situasi tertentu, polisi juga dituntut sigap memberikan bantuan ketika warga mengalami kesulitan.
Polres Lampung Selatan mengapresiasi kepedulian personelnya tersebut. Sikap responsif dan humanis itu dinilai menjadi bagian dari upaya menghadirkan sosok Polri yang dekat dengan masyarakat.
Aksi sederhana di pagi hari itu pun meninggalkan pesan bahwa membantu masyarakat tak selalu membutuhkan tindakan besar. Terkadang, cukup dengan berhenti sejenak dan mengulurkan tangan.












