Tak Cuma Urus Makanan Bergizi, SPPG Kuripan Rutin Bersihkan IPAL agar Dapur Bebas Bau

Lampung Selatan, (okehnews)-Menjaga kualitas makanan bergizi tidak cukup hanya dengan memastikan bahan baku dan peralatan memasak tetap bersih. Pengelolaan limbah juga menjadi bagian penting untuk menjaga higienitas dapur dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Komitmen itulah yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuripan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Selain memperhatikan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelola dapur ini rutin membersihkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) setiap bulan.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh karyawan yang bergotong royong membersihkan fasilitas pengolahan limbah agar tetap terawat dan berfungsi dengan baik.

Bagi SPPG Kuripan, kebersihan IPAL bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari upaya menjaga kebersihan dapur sekaligus mencegah timbulnya bau tidak sedap, penyumbatan saluran, hingga potensi pencemaran lingkungan.

Asisten Lapangan SPPG Kuripan, Eddy, mengatakan pembersihan IPAL telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan satu bulan sekali.

Menurutnya, kegiatan sengaja dijadwalkan pada hari libur agar tidak mengganggu aktivitas memasak maupun proses distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan satu bulan sekali. Biasanya kami bersihkan pada hari libur agar tidak mengganggu proses memasak. Tujuannya untuk menjaga kebersihan lingkungan dapur dari bau tidak sedap dan memastikan IPAL berfungsi dengan baik,” ujar Eddy.

Ia menjelaskan, keterlibatan seluruh karyawan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan kerja.

Dengan gotong royong, setiap karyawan diharapkan memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kondisi dapur tetap bersih, nyaman, dan terawat.

“Kami tidak hanya menjaga kebersihan alat masak dan bahan baku, tetapi juga lingkungan, termasuk pengolahan limbahnya. IPAL yang terawat diharapkan membuat lingkungan dapur tetap nyaman dan tidak menimbulkan bau,” katanya.

Pengelolaan IPAL yang baik diharapkan membantu memastikan limbah dari aktivitas pencucian dan produksi dapur dapat ditangani secara tepat serta mengurangi risiko gangguan terhadap lingkungan sekitar.

Konsistensi menjaga kebersihan tersebut juga diharapkan dapat mendukung hubungan yang baik antara operasional dapur SPPG dan masyarakat di sekitarnya.

Melalui kegiatan pembersihan IPAL secara berkala, SPPG Kuripan berupaya memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi dapur SPPG lainnya di Lampung Selatan dalam membangun budaya kebersihan yang berkelanjutan, sehingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memperhatikan makanan yang disajikan, tetapi juga lingkungan tempat makanan tersebut dipersiapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *