Lampung Selatan,OKEHNEWS – Komandan Kodim (Dandim) 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari pemantauan operasional 10.070 titik KDKMP di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi desa.
Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, serta Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo, Camat Natar Eko Irawan, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD Lampung Selatan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta sekitar 50 manajer KDKMP dari Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.
KDKMP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa KDKMP harus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengoptimalkan potensi desa, memperluas pemasaran produk lokal, dan membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, koperasi desa tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat transaksi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, koperasi harus menjadi wadah promosi sekaligus sarana pemasaran berbagai produk yang dihasilkan masyarakat.
“Koperasi ini bukan punya Menko Pangan, bukan punya menteri, bukan punya Pak Presiden. Ini miliknya desa, artinya milik seluruh rakyat yang ada di desa,” tegas Zulkifli Hasan.
Ia juga mendorong pengelola koperasi untuk memberikan ruang lebih luas bagi produk UMKM, kerajinan, dan hasil produksi lokal agar semakin dikenal masyarakat.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menggelar bazar mingguan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan desa.
Pemerintah Periksa Kesiapan Operasional Koperasi
Pemantauan operasional KDKMP secara serentak dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 15 Oktober 2026.
Pemeriksaan meliputi kondisi bangunan, kelengkapan sarana dan prasarana, ketersediaan barang, kendaraan operasional, hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan menjalankan koperasi.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan sejumlah kebutuhan strategis masyarakat, termasuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), MinyaKita, LPG 3 kilogram, serta pupuk.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan koperasi dapat menjalankan fungsi pelayanan ekonomi masyarakat secara optimal.
Dandim Dukung Sinergi Program Nasional
Kehadiran Dandim 0421/Lampung Selatan bersama jajaran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional di wilayah Lampung Selatan.
Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan gudang pada pukul 07.25 WIB. Selanjutnya, rombongan meninjau gerai koperasi dan melakukan transaksi pada pukul 07.30 WIB, kemudian berdialog bersama Menko Pangan pada pukul 07.55 WIB.
Pada pukul 08.10 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis beras premium kemasan 10 kilogram dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI kepada lima orang perwakilan, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.40 WIB dalam keadaan aman dan tertib, dengan pengamanan serta pendampingan dari Babinsa dan personel Koramil 421-06/Natar.
Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI, KDKMP Bumisari diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif yang mampu memperkuat usaha masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi warga desa.












