Jalan Raden Saleh Bandar Lampung Rusak Parah, Warga Keluhkan Puluhan Lubang Berbahaya

Foto ilustrasi AI

Bandar Lampung (okehnews)-Kondisi Jalan Raden Saleh di wilayah Bandar Lampung dikeluhkan warga. Ruas jalan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dengan puluhan lubang menganga yang dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Sejumlah warga menyebut kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan berarti. Lubang-lubang yang tersebar di sepanjang ruas jalan memaksa pengendara harus bermanuver zigzag untuk menghindari titik kerusakan mencari jalan yang tidak berlubang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Mirza, warga Durian Payung, mengaku khawatir setiap kali melintas di jalan tersebut menggunakan sepeda motor.

Ia menyebut kondisi jalan sangat membahayakan, terutama pada jam sibuk.
“Saya takut lewat situ, apalagi harus zigzag hindari lubang. Sangat rawan jatuh,” ujarnya, Selasa (14/4).

Menurutnya, pemerintah kota seharusnya tidak menunggu adanya korban jiwa sebelum melakukan perbaikan. Ia meminta adanya respons cepat atas keluhan masyarakat.

“Kalau ada laporan warga, tolong langsung ditinjau. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Adri, warga Tanjung Karang Pusat. Ia menyoroti dampak kerusakan jalan terhadap kendaraan roda empat, khususnya mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC).

Menurut Adri, kondisi jalan yang berlubang dapat mempercepat kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan jika dilalui setiap hari.
“Kalau mobil LCGC tiap hari lewat situ, sebulan saja sudah bunyi semua kaki-kakinya,” ujarnya.

Adri juga mempertanyakan lambannya respons pemerintah kota dalam menangani persoalan infrastruktur jalan.

Ia berharap jajaran pemerintah dapat lebih aktif turun ke lapangan untuk memantau kondisi riil.

“Wali kota kan punya jajaran. Harusnya turun langsung cek kondisi. Kenapa keluhan soal jalan rusak selalu lama ditangani?” tegasnya.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan guna mencegah potensi kecelakaan serta kerusakan kendaraan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *