Astra Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sumba Timur Menuju Sekolah Mandiri dan Unggul

Dari kiri ke kanan: Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur Erwin Pasande, Bupati Kabupaten Sumba Timur Khristofel Praing, Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim, Chief of Corporate Affairs Astra sekaligus Ketua Pengawas YPA-MDR Riza Deliansyah, Salah satu Kepala Sekolah SDN Wera. Foto/Astra/HO

Nusa Tenggara Timur – Astra melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) pada hari ini (14/3) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam Program Bantuan Pendidikan Untuk Sekolah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, berupa pembinaan di empat belas sekolah sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan sehingga berstatus mandiri dan unggul.

Program ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan setempat, para guru, komite sekolah, dan orang tua siswa.

Acara Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sumba Timur Khristofel Praing, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur Erwin Pasande, Chief of Corporate Affairs Astra

sekaligus Ketua Pengawas YPA-MDR Riza Deliansyah, dan Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim.

“Kami berharap kolaborasi Astra melalui YPA-MDR dengan pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk membina empat belas sekolah menjadi bukti nyata kontribusi Astra dalam mentransformasi kualitas dan mendorong

pencapaian prestasi sekolah, sehingga berperan sebagai batu loncatan untuk memajukan Kabupaten Sumba Timur,” Ujar Chief of Corporate Affairs Astra sekaligus Ketua Pengawas YPA-MDR Riza Deliansyah.

YPA-MDR dengan dukungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur akan membina SDN Wera, SDN Maujawa, SDN Menggit Timbi, SDI Laipori, SDI Walakiri, SDN Watumbaka, SDI Kawangu 1, SDI Kawangu 2, SDN Praikalokat, SDN Palindi, SMPN 1 Pandawai, SMPN 2 Pandawai, SMPN Pandawai, dan SMKN 1 Pandawai.

YPA-MDR merumuskan berbagai rencana program yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka sesuai dengan program pemerintah pusat dengan tujuan mengakselerasi pertumbuhan kualitas pendidikan dalam aspek akademik, karakter, kecakapan hidup, dan seni budaya lokal bagi para guru serta siswa.

Selain itu, kolaborasi YPA-MDR dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemberian fasilitas, sumber daya, program-program yang bertujuan menyadarkan pentingnya pendidikan, dan mengoptimalkan kompetensi para guru serta staf pendidikan melalui pelatihan yang dilengkapi pendampingan intensif.

Pada acara ini, Astra melalui YPA-MDR memberi donasi berupa satu unit laptop untuk masing-masing sekolah binaan sebagai simbol awal kerja sama dengan para kepala sekolah di Kabupaten Sumba Timur sehingga mendukung transformasi digital sistem pendidikan.

“Pembinaan yang dilakukan oleh YPA-MDR di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tertinggal dan strategis di Indonesia sehingga memberi peluang yang sama bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan,” ungkap Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim.

Melalui perluasan ini, YPA-MDR membina 54 sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari sebelas sekolah di Borong, enam belas sekolah di Rote, tiga belas sekolah di Kupang, dan empat belas sekolah di Sumba.

Program pembinaan yang dilakukan YPA-MDR sejalan dengan program pemerintah, yaitu untuk mewujudkan generasi muda yang berkompeten secara akademik, berkarakter baik, memiliki bekal kecakapan hidup, dan mempunyai kepedulian terhadap seni budaya lokal sehingga dapat mendorong pertumbuhan Kabupaten Sumba Timur untuk menjadi wilayah yang lebih sejahtera.

Sekilas Tentang Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) secara khusus didirikan oleh PT Astra International Tbk adalah yayasan yang melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di bidang pendidikan di daerah tertinggal.

YPA-MDR melaksanakan tahapan pembinaan 5 Tahun yang terdiri dari Empat Pilar, yaitu Karakter, Akademik, Kecakapan Hidup, dan Seni Budaya untuk diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, yaitu pembelajaran intrakurikuler yang beragam yang berupa pelatihan serta pendampingan intensif.

Dengan bertambahnya Kabupaten Sumba Timur, YPA-MDR telah membina 152 sekolah terdiri dari 107 SD, 30 SMP, dan 15 SMK/ SMA yang menjangkau lebih dari 2,500 guru serta 34,000 siswa di 8 provinsi dan 16 Kabupaten (Bogor, Gunungkidul, Bantul, Lampung Selatan, Pacitan, Serang, Kupang, Rote Ndao, Kapuas, Barito Utara, Tangerang, Majalengka, Manggarai Timur, Penajam Paser Utara, Lebak, dan Sumba Timur).

Sesuai dengan butir pertama filosofi Astra, Catur Dharma, yaitu “Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara,” YPA-MDR memiliki visi untuk menjadi lembaga sosial yang terkemuka dan kredibel di bidang pendidikan, khususnya di daerah agar seluruh elemen pendidikan mampu meningkatkan kualitas dari segi akademik, intelektual dan kompetensi kecakapan hidup, seni budaya serta memiliki karakter yang didasarkan pada nilai luhur Bangsa Indonesia yang majemuk sebagai bagian dari Sistem Pendidikan Nasional.

YPA-MDR berperan aktif sebagai agent of change dan agent of development dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan membantu pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, pengembangan kurikulum dan manajemen sekolah serta penyediaan sarana prasarana sekolah sesuai Standar Mutu Pendidikan Nasional.

YPA-MDR mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait yang bersama-sama telah mendukung dan turut berkontribusi memajukan dunia pendidikan khususnya di daerah prasejahtera.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *