Dua Anak Tenggelam di Ledeng Tegineneng Pesawaran Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

PESAWARAN — Ledeng yang selama ini terlihat tenang berubah menjadi perangkap maut. Dua siswi berusia 12 tahun yang tenggelam di kawasan Ledeng Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, akhirnya ditemukan. Sayangnya, keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB oleh Tim SAR Gabungan. Dengan wajah tegang dan langkah cepat, petugas dibagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir setiap sudut aliran air yang diduga menjadi jalur hanyut korban.

SRU 1 menyusuri aliran ledeng menggunakan perahu karet sejauh tiga kilometer. SRU 2 melakukan penyisiran ketat dengan metode closed grid dari titik terakhir korban terlihat (last known position). Sementara SRU 3 menggeledah area sodetan air yang dikenal licin dan berbahaya.

Sekitar pukul 09.30 WIB, kabar duka itu akhirnya datang. Korban terakhir ditemukan mengambang tak bernyawa, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal tenggelam ke arah Timur Laut. Harapan keluarga runtuh seketika.

Jasad korban dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga di rumah duka. Tangis histeris pecah, menyelimuti lokasi dengan duka mendalam.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 10.20 WIB. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melalui Wadantim Rescuer Purnomo menyampaikan duka cita mendalam serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, perangkat desa, dan masyarakat yang telah bersama-sama melakukan pencarian sejak hari pertama,” ujar Purnomo.

Dua korban diketahui berinisial KNA (12) dan AAH (12), keduanya pelajar perempuan warga Dusun II, Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak: aliran air yang tampak biasa bisa berubah menjadi jebakan maut, terutama bagi anak-anak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *