Gajah Liar Terjebak di Kebun Warga Braja Asri, Kepala Desa Diserang Saat Proses Penggiringan

Ilustrasi konflik manusia dan gajah di TNWK, foto :Ist/HO

La

mpung Timur – Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Seekor gajah liar terjebak di kebun karet milik warga Desa Braja Asri, tepatnya di samping Jembatan Putul, Senin pagi (waktu setempat). Insiden ini berujung pada serangan gajah terhadap Kepala Desa Braja Asri, Darusman, saat proses penggiringan berlangsung.

Peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB, ketika Tim TNWK menerima laporan dari Babinsa Braja Asri, Agus, mengenai keberadaan gajah liar di kebun karet warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TNWK segera menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.15 WIB.

Di lokasi, Tim TNWK bergabung dengan unsur Danramil, Kapolsek, Camat, Pol PP, mitra TNWK, serta masyarakat sekitar. Diskusi dilakukan untuk mencari solusi agar gajah liar dapat dikembalikan dari kebun karet warga ke dalam kawasan hutan TNWK.

Hasil diskusi awal menyepakati bahwa keputusan teknis menunggu kehadiran Kepala Desa Braja Asri. Sekitar pukul 09.00 WIB, Kepala Desa Darusman tiba di TKP. Rapat koordinasi kembali digelar bersama Danramil, Kapolsek, Camat, Pol PP, aparat desa, BPBD, dan perwakilan masyarakat. Dari hasil diskusi tersebut, disepakati penggiringan gajah liar kembali ke kawasan hutan TNWK.

Tim kemudian melakukan blokade sesuai kesepakatan arah penggiringan. Namun, dalam pelaksanaan terjadi miskomunikasi dengan tim blokade bagian bawah. Tim bawah masih berjaga di jalur yang akan dilalui gajah, tepatnya di area persawahan di pinggir kawasan hutan, dan membunyikan dentuman serta petasan.

Saat blokade dilakukan serentak dari atas ke bawah mengarah ke TNWK, gajah justru bergerak ke arah bawah. Ketika sampai di bawah, gajah kembali terblokir oleh tim dan berbalik arah. Dalam kondisi tersebut, tim penggiring kehabisan amunisi berupa mercon.

Gajah kemudian menunjukkan reaksi agresif dan berbalik menyerang tim blokade dari atas. Seluruh personel yang terlibat langsung mundur untuk mengamankan diri. Dalam situasi tersebut, gajah menyerang salah satu orang di lokasi.

“Setelah kami hampiri, korban diketahui adalah Kepala Desa Braja Asri, Darusman,” demikian laporan Tim Blokade Gajah TNWK. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.10 WIB.

Tak lama berselang, tim melakukan evakuasi korban ke luar TKP dan segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, tim yang masih berada di lokasi tetap berupaya melakukan blokade agar gajah dapat diarahkan masuk ke kawasan hutan TNWK.

Sekitar pukul 12.00 WIB, gajah liar akhirnya berhasil dimasukkan kembali ke kawasan Taman Nasional Way Kambas melalui area Merang, Desa Braja Asri. Penanganan konflik tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor dan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *