Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Sumatera kian memanas. Pada H-3, jumlah penumpang dari Merak melonjak signifikan, sementara arus balik awal dari Bakauheni mencatat kenaikan tajam hingga hampir 20 persen dibanding tahun lalu.
Lampung Selatan – Arus penyeberangan pada H-3 Lebaran 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan, khususnya di lintasan Jawa menuju Sumatera. Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, hingga BBJ Bojonegara mencapai 163.603 orang dalam 24 jam pada 18 Maret 2026.
Angka tersebut meningkat 5,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 154.931 orang.
Tak hanya penumpang, jumlah kendaraan juga mengalami kenaikan. Kendaraan roda dua mencapai 22.865 unit atau naik 4,6 persen.
Sementara kendaraan roda empat tercatat 19.459 unit, meningkat 8,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, pergerakan kendaraan logistik justru mengalami penurunan. Jumlah truk yang menyeberang tercatat 1.211 unit atau turun 18,8 persen. Begitu pula dengan bus yang turun 4,8 persen menjadi 905 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 44.440 unit atau naik 5,1 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H-3, jumlah penumpang yang telah menyeberang mencapai 631.531 orang atau naik 1,7 persen. Sementara total kendaraan mencapai 163.310 unit atau meningkat 7,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Arus Balik Awal dari Sumatera Meningkat
Di sisi lain, pergerakan dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni juga menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan.
Selama periode yang sama, tercatat sebanyak 57.319 penumpang menyeberang dari Bakauheni, Wika Beton, hingga BBJ Muara Pilu.
Angka ini meningkat tajam 19,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 47.962 orang.
Lonjakan juga terjadi pada semua jenis kendaraan. Sepeda motor meningkat 34,9 persen menjadi 978 unit. Kendaraan roda empat naik 18,8 persen menjadi 7.250 unit. Truk melonjak 37,8 persen menjadi 1.744 unit, dan bus naik 14,1 persen menjadi 784 unit.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa tercatat 10.756 unit atau naik 22,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif H-10 hingga H-3, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 337.650 orang atau meningkat 3,4 persen. Sedangkan total kendaraan mencapai 70.781 unit atau naik 9,8 persen.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyebut peningkatan arus ini merupakan indikasi puncak pergerakan pemudik yang semakin mendekat.
“Kami terus mengoptimalkan operasional dan pelayanan agar arus penyeberangan tetap lancar, aman, dan terkendali,” ujarnya.
Penutup: Dengan tren kenaikan yang terus terjadi di kedua arah, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan layanan digital untuk memantau kondisi pelabuhan secara real time guna menghindari kepadatan ekstrem.












