Turnamen Futsal Turut Meriahkan Perayaan HUT RI ke-77 di Pondok Pesantren Al-Qurro

Bandar Lampung – Tanggal 17 Agustus menjadi momen bahagia bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali para santri dan santriah Ma’had Al-Qurro Li Tahfidhil Quran Bandar Lampung.

Selain mengadakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77, Mahad Al-Qurro juga menggelar turnamen futsal yang diadakan pada Rabu (17/08) di lapangan futsal Mahad Al-Qurro.

Sebanyak empat tim yang terdiri dari gabungan santri berbagai usia turut andil turnamen tersebut.

Meski bertanding dalam suasana yang cukup panas, namun hal itu tak mengurangi semangat para santri untuk bertarung memperebutkan Piala Al-Qurro Cup.

Salah satu santri asal Sumedang, Agil Thohir, mengaku cukup senang mengikuti lomba tersebut. Apalagi, katanya, jika bisa mengalahkan lawan-lawan dan membawa timnya juara.

“Seru sih, cuman agak panas cuacanya jadi bikin cepat haus. Tapi saya sendiri merasa senang bisa bertanding bola di momen dimana semua masyarakat Indonesia bergembira menyambut kemerdekaan,” katanya.

Ia menilai turnamen di HUT RI ke-77 ini bisa meningkatkan kekompakan dan tali persaudaraan antar santri Mahad Al-Qurro.

“Iya bener, meski sekedar lomba futsal biasa tapi terasa bener kekompakannya. Apalagi kita juga bisa belajar meramu strategi bersama sehingga komunikasi kita sesama santri jadi makin erat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengajar di Mahad AL-Qurro, Alibas, menilai kegiatan ini bertujuan untuk memupuk persaudaraan para santri sekaligus menumbuhkan jiwa juang para santri, sehingga dapat merasakan perjuangan para pejuang terdahulu.

“Selain memupuk persaudaraan, kegiatan ini dilakukan agar para santri menanamkan dalam diri arti sebuah perjuangan, seperti yang dilakukan para pahlawan bangsa,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membuat para santri makin semangat dalam memperjuangkan apa yang dicita-citakan, serta lebih semangat lagi dalam mewujudkan visi dan misi pondok mereka.

Meski hanya kegiatan olahraga, namun kami berharap ini menjadi pemicu bagi para santri untuk lebih semangat lagi dalam menjalani aktivitas belajar baik di kelas maupun di halaqah,” tutupnya.

Tim Barcelona yang dianggotai Ziad, Agil, Tama, Mugni, dan Umam berhasil menjadi jawara dalam turnamen tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *