Lampung Selatan — Menteri Koordinator Bidang Pangan membeberkan sejumlah program strategis pemerintah yang tengah berjalan, mulai dari efisiensi anggaran pupuk, pembangunan sekolah unggulan, hingga rencana pendirian pabrik beras di Lampung Selatan.
Menko Pangan menjelaskan bahwa perubahan mekanisme pengadaan pupuk dari skema cost plus ke market to market berhasil menurunkan harga bubuk pupuk hingga 20 persen. Ia menilai efisiensi tersebut merupakan capaian terbesar dalam sejarah industri pupuk nasional.
“Penurunan harga sebesar 20 persen baru terjadi pertama kali. Dengan efisiensi hingga Rp8 triliun, kita bahkan mampu membangun satu pabrik pupuk baru setiap tahun,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari integritas para manajer dan direksi perusahaan pupuk yang bekerja secara kolaboratif sehingga mendorong kinerja sektor pangan nasional.
Bangun SMA Kebangsaan dan Perluas Akses ke Pendidikan Internasional
Pada kesempatan itu, Menko Pangan juga memaparkan rencana pengembangan Sekolah Unggulan Garuda menjadi SMA Kebangsaan. Transformasi tersebut akan dilengkapi penerapan Kurikulum Garda Kebangsaan sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ia mengatakan sekolah itu diharapkan menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mampu membuka kesempatan bagi siswa Lampung Selatan untuk menempuh studi di luar negeri.
“Kami siapkan fasilitas dan dukungan agar sekolah ini dapat segera beroperasi dan menjadi pusat lahirnya calon pemimpin daerah,” katanya.
Pabrik Beras Terintegrasi Jagung untuk Stabilkan Harga Pangan.
Selain sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik beras yang terintegrasi dengan kawasan budidaya jagung. Menko Pangan menegaskan lokasi pabrik akan ditempatkan dekat sentra pertanian agar pasokan stabil dan harga tetap terkendali.
Dengan kedekatan fasilitas produksi, petani disebut akan lebih mudah menjual hasil panen tanpa hambatan distribusi.
Bangun Kampung Nelayan dengan Fasilitas Cold Storage
Tidak hanya petani, pemerintah juga menargetkan pembangunan tiga hingga empat kampung nelayan yang dilengkapi cold storage, tempat pembersihan ikan, dan area pengolahan beras. Fasilitas tersebut diharapkan dapat melindungi nelayan dari fluktuasi harga.
“Dengan cold storage, nelayan tidak perlu melepas ikan saat harga sedang rendah. Mereka dapat menyimpan hasil tangkapan sampai harga membaik,” ujarnya.
Dukungan Alat Pertanian untuk Kelompok Tani
Dalam acara yang sama, Pupuk Indonesia menyerahkan bantuan lima ton pupuk bagi lima kelompok tani di Lampunlatan. Pemerintah juga menyalurkan dua unit hand tractor untuk meningkatkan produktivitas petani jagung.
Menko Pangan menegaskan bahwa Lampung Selatan menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi salah satu daerah penting dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Efisiensi Pupuk Sentuh 20%, Menko Pangan Dorong Pembangunan SMA Kebangsaan dan Pabrik Beras di Lampung Selatan
Lampung Selatan — Menteri Koordinator Bidang Pangan membeberkan sejumlah program strategis pemerintah yang tengah berjalan, mulai dari efisiensi anggaran pupuk, pembangunan sekolah unggulan, hingga rencana pendirian pabrik beras di Lampung Selatan.
Menko Pangan menjelaskan bahwa perubahan mekanisme pengadaan pupuk dari skema cost plus ke market to market berhasil menurunkan harga bubuk pupuk hingga 20 persen. Ia menilai efisiensi tersebut merupakan capaian terbesar dalam sejarah industri pupuk nasional.
> “Penurunan harga sebesar 20 persen baru terjadi pertama kali. Dengan efisiensi hingga Rp8 triliun, kita bahkan mampu membangun satu pabrik pupuk baru setiap tahun,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari integritas para manajer dan direksi perusahaan pupuk yang bekerja secara kolaboratif sehingga mendorong kinerja sektor pangan nasional.
Bangun SMA Kebangsaan dan Perluas Akses ke Pendidikan Internasional
Pada kesempatan itu, Menko Pangan juga memaparkan rencana pengembangan Sekolah Unggulan Garuda menjadi SMA Kebangsaan. Transformasi tersebut akan dilengkapi penerapan Kurikulum Garda Kebangsaan sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ia mengatakan sekolah itu diharapkan menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mampu membuka kesempatan bagi siswa Lampung Selatan untuk menempuh studi di luar negeri.
> “Kami siapkan fasilitas dan dukungan agar sekolah ini dapat segera beroperasi dan menjadi pusat lahirnya calon pemimpin daerah,” katanya.

Pabrik Beras Terintegrasi Jagung untuk Stabilkan Harga Pangan
Selain sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik beras yang terintegrasi dengan kawasan budidaya jagung. Menko Pangan menegaskan lokasi pabrik akan ditempatkan dekat sentra pertanian agar pasokan stabil dan harga tetap terkendali.
Dengan kedekatan fasilitas produksi, petani disebut akan lebih mudah menjual hasil panen tanpa hambatan distribusi.
Bangun Kampung Nelayan dengan Fasilitas Cold Storage
Tidak hanya petani, pemerintah juga menargetkan pembangunan tiga hingga empat kampung nelayan yang dilengkapi cold storage, tempat pembersihan ikan, dan area pengolahan beras. Fasilitas tersebut diharapkan dapat melindungi nelayan dari fluktuasi harga.
> “Dengan cold storage, nelayan tidak perlu melepas ikan saat harga sedang rendah. Mereka dapat menyimpan hasil tangkapan sampai harga membaik,” ujarnya.
Dukungan Alat Pertanian untuk Kelompok Tani
Dalam acara yang sama, Pupuk Indonesia menyerahkan bantuan lima ton pupuk bagi lima kelompok tani di Lampung Selatan. Pemerintah juga menyalurkan dua unit hand tractor untuk meningkatkan produktivitas petani jagung.
Menko Pangan menegaskan bahwa Lampung Selatan menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi salah satu daerah penting dalam penguatan ketahanan pangan nasional.












