Bandar Lampung — Aksi bajing loncat kembali bikin ngeri jalanan Bandar Lampung. Seorang sopir dump truck nyaris meregang nyawa setelah disabet senjata tajam oleh kawanan pencuri sadis di Jalan Soekarno-Hatta, Panjang. Polisi bergerak cepat. Satu pelaku berhasil diringkus, empat lainnya kini buron.
Korban, Febriyanto (22), sopir asal Lampung Selatan, diserang saat mengangkut 23 ton pakan ayam (SBM) dari Pelabuhan Panjang menuju PT Haida Tanjung Bintang, Sabtu pagi, 4 Oktober 2025.
Di tengah perjalanan, truk oranye bernopol BE 9912 C yang dikemudikannya dibuntuti dua motor berisi lima pria. Tanpa ampun, tiga pelaku meloncat ke bak dump truck dan langsung menggasak pakan ayam, memasukkannya ke karung yang sudah disiapkan.
Aksi nekat itu ketahuan. Korban menghentikan kendaraan. Tapi bukannya kabur, kawanan bajing loncat justru makin brutal.
Salah satu pelaku menyerang korban dengan senjata tajam jenis carter, menyabet ke arah perut kiri korban. Baju korban robek, perutnya terluka. Pelaku lain tak kalah bengis—melempari korban dengan batu hingga punggungnya memar.
Tak berdaya, korban terpaksa lari menyelamatkan diri. Para pelaku kabur membawa hasil jarahan sekitar lima karung pakan ayam.
Satu Ditangkap, Empat Masuk DPO
Setelah buron dua bulan, polisi akhirnya membekuk MRS alias Muhammad Rido Saputra (22), buruh harian lepas, pada Jumat, 5 Desember 2025, pukul 14.00 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim TKAB dan Unit Jatanras Polresta Bandar Lampung di kawasan Jalan Baru, Kelurahan Pidada, Panjang.
Saat diinterogasi, MRS mengaku beraksi bersama empat rekannya yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO):
A alias E (Apriyadi/Entong, 24)
R (Riki, 25)
AN (Andre, 22)
AM (Amir, 16)
Polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari kaos korban yang robek akibat sabetan senjata tajam, dua batu, hingga tiga karung milik pelaku yang tertinggal di bak truk.
Terancam 9 Tahun Bui
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman: 9 tahun penjara.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya sopir angkutan barang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan kejahatan, terutama kawasan pelabuhan dan industri.












