Bandar Lampung – Dinamika organisasi kembali bergulir di tubuh Polresta Bandar Lampun. Sebanyak lima pejabat utama dan satu kapolsek resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (24/1/2026).
Rotasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor: ST/2/I/KEP./2026 tanggal 3 Januari 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Lampung.
Pergantian ini menyentuh posisi-posisi krusial yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, penegakan hukum, hingga manajemen operasional kepolisian.
Pejabat yang melaksanakan sertijab meliputi Kabagops, Kabagren, Kasatresnarkoba, Kasatreskrim, Kasatlantas, serta Kapolsek Teluk Betung Selatan.
Adapun rincian pergantian jabatan tersebut yakni:
Kabagops: dari Kompol Abdul Rasyid kepada Kompol I Made Indra Wijaya.
Kabagren: dari Kompol Amalia Saputri kepada Kompol Tri Handoko.
Kasatresnarkoba: dari Kompol I Made Indra Wijaya kepada AKP Indik Rusmono.
Kasatreskrim: dari Kompol Faria Arista kepada Kompol Gigih Andri Putranto.
Kasatlantas: dari Kompol GM Angga Satrya Wibawa kepada AKP R. Manggala Agung Sri Mahardjo.
Kapolsek Teluk Betung Selatan: dari AKP Galih Ramadhan Hariomursid kepada AKP M. Hasbi Eko Purnomo.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan, mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.
“Pergantian jabatan ini bertujuan mengembangkan karier personel, memperluas pengalaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” ujar Alfret.
Namun, lebih dari sekadar rotasi, masing-masing pejabat baru kini dihadapkan pada tantangan nyata di lapangan.
Sebagai Kabagops, Kompol I Made Indra Wijaya memikul tanggung jawab pengendalian operasi kepolisian, mulai dari pengamanan agenda masyarakat, penanganan gangguan kamtibmas, hingga kesiapan personel menghadapi potensi konflik sosial di wilayah perkotaan.
Di posisi Kabagren, Kompol Tri Handoko dituntut memastikan perencanaan program, pengelolaan anggaran, serta evaluasi kinerja Polresta berjalan efektif, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan Polri Presisi.
Sementara itu, Kasatresnarkoba AKP Indik Rusmono menghadapi pekerjaan berat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, memperkuat penindakan berbasis intelijen, sekaligus mendorong upaya pencegahan dan edukasi di tengah tingginya kerawanan narkoba di wilayah perkotaan.
Pada sektor penegakan hukum, Kasatreskrim Kompol Gigih Andri Putranto ditantang meningkatkan pengungkapan perkara kriminal, menjaga kualitas penyidikan yang profesional dan transparan, serta memastikan penanganan kasus berjalan cepat tanpa mengabaikan rasa keadilan masyarakat.
Di bidang lalu lintas, Kasatlantas AKP R. Manggala Agung Sri Mahardjo diharapkan mampu menekan angka kecelakaan, meningkatkan disiplin berlalu lintas, serta mengoptimalkan pelayanan publik berbasis teknologi di tengah kepadatan arus kendaraan di Kota Bandar Lampung.
Adapun Kapolsek Teluk Betung Selatan AKP M.
Hasbi Eko Purnomo dituntut memperkuat kehadiran polisi di tingkat kewilayahan, membangun sinergi dengan masyarakat, serta menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi.
Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kinerja dan kontribusi saudara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,” katanya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Alfret meminta agar segera beradaptasi, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tambahnya.
Upacara sertijab berlangsung khidmat dan tertib, diikuti pejabat utama, perwira, personel Polresta Bandar Lampung, serta Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung.












