Arus Balik Membludak, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan—Naik 184 Persen

Lampung (okehnews) – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kian tak terbendung. PT Hutama Karya mencatat total 257.546 kendaraan melintas pada 23 Maret 2026—melonjak 184,20 persen dibanding kondisi normal.

Kenaikan tajam ini menunjukkan mobilitas masyarakat belum mereda. Bukan hanya arus balik ke kota, tapi juga pergerakan menuju destinasi wisata masih mendongkrak volume kendaraan di berbagai ruas utama.

Sejumlah titik mencatat lonjakan ekstrem. Tol Padang–Sicincin naik hingga 459,85 persen, disusul Sigli–Banda Aceh (Seksi 2–6) yang melonjak 455,03 persen. Bahkan di Sumatera bagian utara, ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat tembus 57.792 kendaraan, naik 258,07 persen.

Di koridor Lampung–Sumsel, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 28.346 kendaraan atau naik 129,62 persen.
Sementara Palembang–Indralaya–Prabumulih menyentuh 34.199 kendaraan, meningkat 171,90 persen.
Meski volume melonjak, peningkatan di beberapa ruas terbilang lebih landai. Tol Betung–Tempino–Jambi misalnya, hanya naik 17,87 persen. Namun secara keseluruhan, hampir semua ruas JTTS mengalami tekanan trafik signifikan.

Tak hanya ruas operasional, tol fungsional juga ikut padat. Sigli–Banda Aceh Seksi 1 dilalui 6.071 kendaraan, sementara Palembang–Betung mencatat 6.453 kendaraan dalam sehari.

Kondisi ini menegaskan tantangan serius pengelolaan arus balik di Sumatera. Tanpa manajemen yang presisi, lonjakan hingga ratusan persen berpotensi memicu kepadatan di titik-titik krusial, terutama akses menuju kawasan perkotaan.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan lebih disiplin—mulai dari menjaga jarak, mematuhi batas kecepatan, hingga memanfaatkan rest area. Namun, di tengah lonjakan trafik yang masif, efektivitas imbauan ini tetap diuji di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *