Bandar Lampung – PT Hutama Karya ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) melakukan operasi Micro sleep yang dilaksanakan di Rest Area KM 215 jalur B, Jum’at (9/9/2022).
Kendaraan-kendaraan pribadi, terutama truk pengangkut barang dialihkan untuk memasuki area rest area untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari PT. Hutama Karya maupun Kepolisian PJR Polda Lampung.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari kampanye setuju atau selamat sampai tujuan, untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan tol untuk berkendara di jalan Tol Trans Sumatera.
Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Tol Terpeka Yoni Satyo Wisnuwardhono mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini utuk melaksanakan kampanye Setuju (Selamat Sampai Tujuan), sekaligus menekan angka kecelakaan.
“Kami sebagai Badan Usaha Jalan Tol melaksanakan kampanye Setuju (Selamat Sampai Tujuan) yang pertama itu adalah keselamatan adalah nomor 1, yang kedua menurunkan angka fatalitas kecelakaan di jalan tol, tertib berkendara di jalan tol, lalu tertib muatan dan tertib kecepatan,” ujarnya.
Yoni menambahkan, dalam pelaksanaannya kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan, dan mengurangi fatalitas kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol.
“Pada hari ini kita melakukan operasi dengan sasaran pemeriksaan lampu belakang yang tidak hidup, kami memberi lampu cadangan, dan menggantinya dengan lampu senter sementara, pemeriksaan ban gundul, selain itu kami juga melakukan operasi Micro sleep,” jelasnya.
Saat dalam operasi tersebut ditemukan kendaraan yang mati lampu belakangnya tidak hidup, upaya yang dilakukan petugas memasangkan lampu senter sementara, dan menempel stiker reflektif.
“Fatalitas jika lampu belakang tidak hidup adalah seringkali terjadi tabrak belakang. Dengan adanya operasi lampu belakang ini kita harapkan dapat menekan penyebab kecelakaan yang terjadi diakibatkan lampu belakang tidak hidup. Kita melakukan penempelan stiker reflektif, dan juga memberikan lampu sementara berupa lampu senter yang kita tempelkan dibelakang kendaraan. Kita siapkan sebanyak 100 malam ini,” tuturnya.
Yoni berharap untuk kegiatan ini dapat menekan angka kecelakaan di jalan tol Lampung hingga 40 persen.
“Hasilnya, kita harapkan dapat menurunkan kecelakaan hingga 40 persen,” katanya lagi.
Selain itu petugas juga tetap melakukan himbauan kepada pengemudi saat dilakukan Operasi Micro sleep ini digelar. Para pengemudi diminta istirahat dan tidak melanjutkan perjalanan jika dalam keadaan mengantuk.
“Iya kami berterima kasih telah diingatkan, diberikan kopi Snack dan lampu cadangan, ini sangat berguna dan membantu kami, keselamatan adalah hal yang paling utama,” ujar Janwar salah satu pengendara truk Fuso asal Palembang.








