JAKARTA — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat pengembangan jaringan 5G nasional melalui modernisasi infrastruktur dan penerapan konsep Green Network guna meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung agenda keberlanjutan perusahaan.
Upaya tersebut mengantarkan XLSMART meraih penghargaan Diamond Achievement in Emission Transparency dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026 yang diselenggarakan Investor Trust.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan pengembangan jaringan telekomunikasi saat ini tidak hanya berfokus pada perluasan cakupan layanan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
“Ekspansi 5G kami berjalan beriringan dengan penerapan Green Network agar pertumbuhan digital Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan,” kata Merza dalam keterangan resmi, Jumat (6/6/2026).
Menurut dia, perusahaan berupaya meningkatkan kualitas layanan digital bagi pelanggan sekaligus menekan dampak lingkungan melalui operasional jaringan yang lebih efisien.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas dan pertumbuhan trafik data, XLSMART terus memperluas implementasi layanan 5G di sejumlah wilayah di Indonesia. Pengembangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor.
Perusahaan menerapkan sejumlah langkah efisiensi melalui optimalisasi operasional jaringan, penggunaan teknologi hemat energi, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Penghargaan yang diterima XLSMART diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki transparansi dalam pengelolaan dan pelaporan emisi karbon, mencakup emisi Scope 1, Scope 2, dan Scope 3, serta menunjukkan komitmen terhadap pengurangan emisi secara terukur.
XLSMART menyebut sejumlah inisiatif yang mendukung pencapaian tersebut antara lain optimalisasi Green Network Operations, peningkatan efisiensi energi jaringan, pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC), penggunaan panel surya di beberapa fasilitas operasional, pengelolaan limbah elektronik atau e-waste, serta penerapan program Zero Waste to Landfill.
Dalam aspek tata kelola keberlanjutan, perusahaan secara rutin menerbitkan laporan keberlanjutan yang mengacu pada sejumlah standar nasional dan internasional, termasuk POJK Nomor 51/POJK.03/2017, Global Reporting Initiative (GRI) Standards, Sustainable Development Goals (SDGs), dan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Pasca-merger yang menggabungkan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom menjadi XLSMART, perusahaan juga memperkuat integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) ke dalam strategi bisnis.
Manajemen menyatakan pengelolaan emisi gas rumah kaca yang mencakup Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 kini dilakukan secara lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas implementasi program keberlanjutan.
Sebagai perusahaan telekomunikasi hasil merger, XLSMART saat ini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia dan terus mengembangkan infrastruktur digital untuk mendukung kebutuhan konektivitas nasional yang terus meningkat.












