Tulang Bawang – PT. Hutama Karya bersama pihak Kepolisan dan TNI melakukan operasi mengantuk (Microsleep) yang dilakuan di Rest Area KM 208 Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) pada Minggu, (30/10/2022) dinihari.
Petugas melakukan pemeriksaan terdap kendaraan mobil pribadi hingga truk pengangkut barang yang yang melintas di KM 208 agar. Petugas memberikan himbauan kepda para pengguna jalan jalan tol agara beristirahat di rest area jika sudah dalam keadaan mengantuk/lelah.
Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Tol Terpeka Yoni Satyo Wisnuwardhono mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) serentak di seluruh Indonesia.
“Iya, jadi kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Jalan Tol yang dikelola oleh Hutama Karya, ini kita kampanye SETUJU atau selamat sampai tujuan, kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran berkendara di jalan Tol Trans Sumatera,” ujarnya Minggu dinihari.
Yoni menambahkan, adapun kampanye keselamatan berkendara tersebut bertujuan untuk yang pertama adalah setuju bahwa keselamatan itu nomor satu; yang kedua setuju untuk menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan di jalan tol; yang ketiga setuju untuk tertib berkendara; yang keempat setuju untuk tertib kecepatan; yang kelima setuju untuk tertib muatan.
“Jadi kesimpulannya adalah setuju untuk menurunkan tingkat kecelakaan, maupun fatalitas yang terjadi di Jalan tol,” jelasnya.
Yoni mengatakan, kegitan ini sudah dilakukan oleh pihaknya selama kurang lebih 2 tahun terakhir ini, dan berhasil menurunkan anggka kecelakaan di JTTS.
“Selama melakukan operasi ini kami bersyukur ada penurunan tingkat kecelakaan, kurang lebih 40 persen. Karena kejadian kecelakaan itu kebanyakan disebabkan oleh faktor manusia, dan 80 persennya disebabkan oleh mengantuk. Dan kampanye ini bisa dikatakan efektif menurunkan angka kecelakaan itu sendiri,”jelasnya.
Yini juga menambahkan, jika kegiatan ini akan terus dilakukan oleh pihaknya secara rutin setiap 2 minggu sekali untuk mengurangi angka kecelakaan.
Selain melakukan himbauan keselamatan, sambung Yoni, pihaknya juga memberikan para pengemudi makanan ringan dan kopi dan mengajak para pengguna jalan tol agar beristirahat di rest area jika sudah lelah berkendara.
“Kami menggelar Operasi Microsleep pada jam-jam rawan mengantuk dengan mengarahkan pengemudi ke rest area untuk dibagikan snack dan kopi. Kemudian mereka akan dicek kondisi kesehatannya, dan pengemudi yang didapati mengantuk akan diminta untuk beristirahat terlebih dahulu di rest area. Selain itu, kami juga mengecek kendaraan yang lampu belakangnya mati/kotor. Jadi kita pasang Stiker Reflektor Pantul Cahaya di kendaraan sebagai pengganti sementara. Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya kecelakaan tabrak belakang,” pungkasnya.












