Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung melakukan pembaruan struktur pelayanan dengan mengubah nomenklatur Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) menjadi Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu (Pamapta). Transformasi ini diarahkan untuk memperkuat respons cepat, transparansi, serta efektivitas kehadiran polisi di lapangan.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama jabatan. Menurut dia, Pamapta kini memiliki fungsi yang lebih proaktif dalam menangani peristiwa di masyarakat.
“Pamapta tidak lagi menunggu laporan. Mereka wajib turun langsung ke TKP, melakukan DP TKP, hingga mengamankan lokasi kejadian,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Diperkuat Body Worn Camera
Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, setiap personel Pamapta dibekali body worn camera yang merekam seluruh aktivitas saat bertugas. Perangkat ini sekaligus memperkuat elemen pembuktian ketika petugas menangani suatu kejadian.
Revitalisasi Patroli Berbasis Barcode
Polresta juga meresmikan revitalisasi sistem patroli dengan menggunakan pemindaian barcode di titik-titik pengawasan. Setiap personel diwajibkan melakukan pemindaian dan melaksanakan patroli jalan kaki di area publik.
“Kami memiliki lima pos shelter yang akan dipasangi perangkat barcode. Polsek juga akan memasang di titik-titik rawan seperti pasar, kawasan ramai, maupun lokasi yang sering mengalami kemacetan,” kata Kapolresta.
Patroli jalan kaki diterapkan untuk meningkatkan interaksi langsung dengan masyarakat serta memperkuat deteksi dini gangguan keamanan.
Kanal Pelaporan Diperluas
Melalui pembaruan ini, Polresta berharap masyarakat memiliki lebih banyak kanal untuk melaporkan kejadian selain layanan 110.
“Semakin banyak pilihan pelaporan, semakin cepat petugas dapat merespons,” ujarnya.
Terintegrasi Sistem Operasional Terpadu
Seluruh aktivitas Pamapta kini terhubung dengan Sistem Operasional Terpadu (SOT) di command center. Integrasi ini memungkinkan pemantauan secara real-time dan pengerahan personel terdekat dengan lebih cepat dan terukur.
“Kami juga memiliki patroli Walet yang dilengkapi body worn camera dan berfungsi sebagai unit respons pertama di lapangan,” jelasnya.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Kapolresta menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Polresta Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami terus berbenah. Kami belum sempurna, tetapi komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bandar Lampung,” tutupnya.












