Pesawaran, (okehnews)–Pelayanan keluarga berencana (KB) gratis di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, tak sekadar memberikan akses kontrasepsi kepada masyarakat. Para suami akseptor juga diajak hadir untuk memahami alat kontrasepsi yang digunakan oleh istrinya.
Hal itu menjadi bagian dari bakti sosial pelayanan KB gratis yang digelar di Poskesdes Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Rabu (23/9/2026). Sebanyak 72 akseptor mendapatkan pelayanan kontrasepsi implan, kegiatan dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia.
Kegiatan tersebut melibatkan IBI Ranting Kecamatan Teluk Pandan, Penyuluh KB Kecamatan Teluk Pandan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pesawaran, serta kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Teluk Pandan.
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Teluk Pandan Destriani Aisyah Barmawi mengatakan, pelayanan gratis tersebut merupakan bagian dari program rutin Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).
“Pelayanan KB gratis bagi masyarakat desa tersebut merupakan program rutin dari Kemendukbangga/BKKBN sekaligus dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia,” kata Destriani.
Namun, ada hal yang menjadi perhatian dalam pelayanan kali ini. Pihaknya secara khusus meminta para suami akseptor ikut hadir dalam kegiatan.
Bukan tanpa alasan. Para suami diberikan penyuluhan dan edukasi mengenai alat kontrasepsi yang digunakan oleh istrinya.

Destriani menjelaskan, keterlibatan suami penting agar keputusan terkait kontrasepsi tidak hanya dipahami oleh istri. Pasangan diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai alat kontrasepsi yang dipilih, termasuk manfaat dan penggunaannya.
“Semoga melalui pelayanan KB ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga, mendapatkan akses kontrasepsi yang aman dan sesuai kebutuhan, serta dapat mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” ujarnya.
Bagi masyarakat, layanan gratis tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan pelayanan sekaligus informasi mengenai berbagai pilihan kontrasepsi.
Rita, warga Desa Batu Menyan yang menjadi salah satu akseptor, mengaku senang bisa mendapatkan pelayanan tersebut.
“Saya merasa senang dan terbantu karena ada layanan KB gratis ini. Petugas dan penyuluhnya ramah, memberikan pengetahuan dan menerangkan semua jenis alat kontrasepsi kepada warga akseptor yang datang sebelum melakukan pelayanan,” ujar Rita.
Melalui kegiatan itu, pelayanan KB diharapkan tidak berhenti pada pemberian kontrasepsi. Edukasi dan keterlibatan suami juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran pasangan untuk merencanakan keluarga sesuai kebutuhan.
Dengan demikian, program KB diharapkan dapat terus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera di Kabupaten Pesawaran.












