Bandar Lampung – Polisi akhirnya meringkus Thoriq alias TH (23), pelaku pelecehan terhadap seorang perempuan yang sedang salat di masjid kawasan Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung. Aksi bejat itu sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Kapolsek Telukbetung Selatan, AKP Galih Ramadhan H, mengatakan pelaku ditangkap dengan bantuan warga tak lama setelah kejadian. Saat diinterogasi, pelaku awalnya sempat berkelit dan mengaku menjadi korban salah tuduh. Namun, setelah ditunjukkan bukti rekaman CCTV serta keterangan korban dan saksi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.
“Pelaku mengaku khilaf karena nafsu. Dia bilang sudah lama suka sama korban tapi tidak pernah kenal dekat. Saat kejadian, pelaku mengaku sudah mengincar korban yang sering salat di masjid itu,” kata Galih saat dikonfirmasi, Sabtu (1/11/2025).
Menurut Galih, pelaku dan korban memang tinggal di kelurahan yang sama, tetapi tidak saling mengenal. Pelaku juga menyebut dirinya sudah lama menyukai korban hanya karena sering melihatnya salat di masjid.
“Saat pemeriksaan, pelaku sempat ngaku perbuatannya karena dendam ke pacar korban. Tapi keterangan itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Di ponsel pelaku kami temukan banyak video porno dengan konten perempuan berhijab. Jadi kami duga pelaku punya fetish terhadap wanita berhijab,” ujarnya.
Setelah melakukan aksi pelecehan, pelaku disebut sempat pulang ke rumah dengan santai seolah tak terjadi apa-apa. Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.
Pelaku yang diketahui sebagai buruh harian lepas dan belum menikah itu kini ditahan di Mapolsek Telukbetung Selatan. Ia dijerat Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.
“Pelaku ini anak kesembilan dari sembilan bersaudara. Sejauh ini dia mengaku baru sekali melakukan perbuatan itu. Tapi penyelidikan masih kami lanjutkan,” tambah Galih.
Sebelumnya, video rekaman CCTV aksi pelecehan itu sempat viral. Dalam video berdurasi beberapa detik, terlihat pelaku mendekati korban dari arah depan saat korban sedang sujud. Pelaku kemudian sempat menduduki bagian leher korban dan melakukan tindakan cabul sebelum akhirnya korban berteriak dan melawan.
Meski wajahnya ditutupi kaus coklat, pelaku berhasil dikenali oleh korban dan warga sekita. (Sariah)












