Oleh
Bdn. Sustina.S, S.S.T.,M.M.,Ch.Birth.,CMST.,CSCM.,CHC,BMT
(Bidan-Pengelola Program KIA Dinas Kesehatan Kab, Tanggamus-Mahasiswa Megister Kesehatan konsentrasi Kesehatan Daerah Universitas Indonesia Maju)
Pendahuluan
Indonesia dikenal sebagai negara ketiga dengan jumlah perokok terbanyak di dunia setelah Cina dan India (Global Adult Tobacco Survey, GATS, 2021) mencatat bahwa prevalensi perokok aktif di negara ini mencapai 33,8% dari total populasi, dimana 70% diantaranya adalah pria dewasa.
Yang Lebih memprihatinkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat bahwa
52,7% rumah tangga Indonesia terpapar asap rokok sehingga ibu hamil dan anak-anak
merupakan kelompok paling rentan yang paling terdampak.
Sebagai seorang Bidan saya menyaksikan sendiri bagaimana paparan asap rokok dapat merusak kesehatan ibu dan anak, dari
masa kehamilan hingga masa tumbuh kembang.
Oleh karena itu, untuk mengatasi situasi ini,
kebijakan menaikkan cukai rokok harus segera diberlakukan sebagai langkah yang efektif.
Isi dalam praktik, saya sering menjumpai ibu hamil dan anak dengan masalah pernapasan bahkan komplikasi kehamilan dan permasalahan tumbuh kembang akibat asap rokok. Sebagai mana yang dikemukan oleh Kementerian Kesehatan, Ibu hamil berisiko:
1. Kelahiran prematur,
2. Berat badan lahir rendah,
3. Keguguran spontan,
4. Cacat bawaan pada janin,
5. Gangguan perkembangan otak janin.
Setelah lahir, bayi dan anak yang terus terpapar asap rokok berpotensi mengalami gangguan serius, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, dan penurunan daya tahan tubuh.
Situasi ini berdampak langsung pada angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) bayi dan anak di Indonesia yang seharusnya bisa dicegah.
Di sisi lain, fakta ironis terlihat di keluarga dengan ekonomi rendah. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2022 menunjukkan bahwa rokok menjadi pengeluaran kedua terbesar setelah
beras dalam kelompok masyarakat miskin.
Hal ini membuktikan bahwa konsumsi rokok sering kali mengorbankan kebutuhan esensial keluarga, seperti nutrisi ibu hamil, pendidikan, dan layanan kesehatan anak.
Menaikkan cukai rokok terbukti menjadi strategi efektif yang telah diterapkan di berbagai negara untuk mengurangi prevalensi merokok. Dampak positif dari kebijakan ini antara lain:
1. Mengurangi konsumsi rokok, terutama di kalangan remaja dan kelompok
berpenghasilan rendah,
2. Mendorong keluarga untuk mengalokasikan pengeluaran ke kebutuhan prioritas, seperti makanan bergizi,
3. Menghasilkan pendapatan negara yang dapat dialokasikan untuk program kesehatan ibu dan anak, seperti pemeriksaan rutin kehamilan, edukasi gizi, dan imunisasi gratis.
Selain itu, langkah ini perlu diiringi dengan edukasi publik tentang bahaya rokok dan penegakan larangan merokok di tempat umum, seperti sekolah, rumah sakit, dan lingkungan ramah anak.
Penutup
Meningkatkan kesehatan ibu dan anak adalah langkah fundamental untuk mempersiapkan generasi emas tahun 2045 sehingga menjadikan Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.
Rokok bukan hanya masalah kebiasaan individu, tetapi juga ancaman nyata bagi kesehatan publik, terutama kelompok rentan.
Menaikkan cukai rokok bukanlah sekadar kebijakan ekonomi, melainkan investasi kesehatan jangka panjang untuk menekan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan anak.
Sebagai tenaga kesehatan, saya menyerukan kepada pemerintah untuk segera merealisasikan kebijakan ini dengan tegas.
Masa depan bangsa dimulai dengan melindungi kesehatan ibu dan
anak hari ini. Indonesia yang sehat akan melahirkan generasi kuat dan berdaya saing.
Sumber data:
1. Global Adult Tobacco Survey , GATS, 2021
2. Survei Kesehatan Indonesia, SKI, 2023
3. Badan Pusat Statistik, BPS, 2022
4. Laporan Kementerian Kesehatan RI tentang Bahaya Asap Rokok pada Ibu dan Anak.
BKPK Kemenkes
SKI 2023 Dalam Angka – Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan-Kemkes
13 Desember 2024—Pada Laporan SKI Dalam Angka dapat dilihat bagaimana gambaran prevalensi dan proporsi dari berbagai indikator yang diukur pada SKI 2023, yaitu status kesehatan (morbiditas, disabilitas, status gizi), kesehatan lingkungan (higiene, sanitasi, jamban, air dan kondisi rumah), pengetahuan dan perilaku kesehatan (pengetahuan stunting, perilaku …
Lainnya
BKPK Kemenkes
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023-Kemkes
Kemarin dulu-Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 merupakan survei yang mengintegrasikan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGI).
BKPK Kemenkes
Laporan Hasil Survei-Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan-Kemkes
3 hari yang lalu-Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) BERANDA; PROFIL. SEJARAH; TUGAS DAN FUNGSI; STRUKTUR ORGANISASI; … KEMENTERIAN KESEHATAN; SIBIWI KEMENKES; WHO INDONESIA; ASEAN; INA CRR; INA-CBG; SISCOBIKE…
BKPK Kemenkes
SKI 2023 Dalam Angka-Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan-Kemkes 13 Desember 2024-Pada Laporan SKI Dalam Angka dapat dilihat bagaimana gambaran prevalensi dan proporsi dari berbagai indikator yang diukur pada SKI 2023, yaitu status kesehatan (morbiditas, disabilitas, status gizi),…
Ministry of Health of Indonesia
Profil Kesehatan Indonesia 2023-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia28 Juni 2024-Profil Kesehatan Indonesia 2023 hadir sebagai gerbang untuk memahami lanskap
kesehatan bangsa secara komprehensif. Di dalamnya, terukir jejak capaian program pembangunan kesehatan, menjadikannya sumbe…
Ministry of Health of Indonesia
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023
-Kementerian Kesehatan Republik …
28 Mei 2024-Pada tahun 2023 Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) diberi tugas untuk melanjutkan Riskesdas dalam bentuk Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara…
BKPK Kemenkes
Potret Sehat Indonesia dari Kacamata SKI 2023-Kemkes
25 April 2024-Hal ini telah diterapkan Kementerian Kesehatan, salah satunya dengan melakukan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 yang merupakan gabungan antara Riset Kesehatan
Dasar (Riskesdas) dan Stu…
Ministry of Health of Indonesia
Profil Kesehatan Indonesia 2022-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 18 Desember 2023-Profil Kesehatan Indonesia ini menyajikan data nasional, data provinsi,
perbandingan data antar provinsi, serta tren dari tahun ke tahun yang disusun berdasarkan data rutin dari Kementerian Kesehatan…
Health Policy Repository
Laporan Nasional Riskesdas 2018 – Repositori Badan Kebijakan … -Kemkes
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,-Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta. ISBN 978-602-373-118-3
Layanan Permintaan Data
Katalog Data – Layanan Permintaan Data | Kementerian Kesehatan RI – Kemkes
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Pemilihan indikator Riskesdas 2018 berdasarkan: (1) SDGs; (2) RPJMN; (3) Renstra; (4) SPM; (5) IPKM; (6) PIS-PK; (7) Germas. Indikator-indikator utama yang diuk…
Health Policy Repository
Welcome to Repositori Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan …
Laporan Nasional Riskesdas 2018 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta.
PBKPKK
Laporan Nasional Riskesdas 2018 Perpustakaan Badan Kebijakan …
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dilaksanakan terintegrasi dengan Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 201118. Riskesdas menggunakan sistem Blum dengan melihat determinan
status keseha…
Ministry of Health of Indonesia
Cek Kondisi Kesehatan Masyarakat, Kemenkes akan Lakukan Survei pada Agustus Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan melakukan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada












