Banjir Landa Sejumlah Wilayah Bandar Lampung dan Lampung Selatan, BPBD Lakukan Evakuasi

Foto: okehnews.com

Lampung okehnews-Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat (6/3) sore menyebabkan banjir di puluhan titik permukiman serta mengakibatkan seorang anak hanyut terbawa arus di Kecamatan Tanjung Bintang.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan hujan deras yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB memicu genangan hingga banjir di sejumlah kawasan permukiman.

Di Kota Bandar Lampung, banjir dilaporkan terjadi di puluhan titik yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Sukarame, Way Halim, Rajabasa, Tanjung Senang, Labuhan Ratu, Kedamaian, hingga Tanjung Karang Barat dan Tanjung Karang Timur.

Sejumlah lokasi yang terdampak di antaranya Jalan Pulau Singkep, Kelurahan Sukarame Baru; Jalan Pangeran Senopati, Kelurahan Korpri Jaya; Jalan Taurus, Kelurahan Rajabasa Nunyai; Perumahan Rupi di Kelurahan Sukabumi; serta Jalan Ratu Dibalau di Kecamatan Tanjung Senang.

Selain itu, genangan juga dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan Wahidin Kelurahan Gotong Royong, Jalan Pulau Buru di Kelurahan Jagabaya, Jalan Pulau Bawean di Kelurahan Sukarame, Jalan Panorama Jagabaya III, hingga Jalan Nangka di Kelurahan Sepang Jaya.

Berdasarkan data sementara BPBD, sebagian besar titik banjir di Bandar Lampung telah berangsur surut setelah hujan reda.

“Tim BPBD bersama petugas terkait telah melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi terdampak, termasuk evakuasi pohon tumbang dan penyaluran air bersih bagi warga yang membutuhkan,” kata Wahyu.

Foto: okehnews.com

Sementara itu, banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Kecamatan Jati Agung. Beberapa desa terdampak antara lain Desa Way Huwi, Karang Sari, Gedung Harapan, Karang Anyer, dan Marga Agung.

Di Desa Way Huwi, sekitar 90 rumah di kawasan Perumahan Pemda Lampung terendam banjir. Di Desa Karang Sari, banjir merendam sekitar 105 rumah di Perumahan Alfa Residence serta 99 rumah di Perumahan Fanis.

Kemudian di Desa Gedung Harapan, sekitar 50 rumah di Perumahan Diamond terdampak banjir, sementara di Desa Karang Anyer sekitar 50 rumah di Perumahan Pertama Asri terendam air. Selain itu, sekitar 50 rumah warga di Desa Marga Agung juga terdampak banjir.

Selain banjir, peristiwa lain juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Lampung Selatan, yakni seorang anak bernama Diki dilaporkan hanyut terbawa arus di Desa Kali Asin Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampung Selatan dari Regu 2 langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian dan upaya penanganan.

BPBD memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir di wilayah tersebut, sementara petugas masih terus melakukan pendataan serta pemantauan di lapangan.

“Petugas BPBD bersama tim terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta memastikan kondisi warga tetap aman,” kata Wahyu Hidayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *