Arus Mudik H-5 Lesu di Merak, Penumpang Turun 15 Persen Meski Motor dan Bus Naik

Pemudi bermotor mulai padati jalan lintas Sumatra, Lampung. Foto : Juliansyah/okehnews

Arus Mudik H-5 Lesu di Merak, Penumpang Turun 15 Persen Meski Motor dan Bus Naik

BANDAR LAMPUNG – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 pada H-5 di lintasan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan sekitarnya menunjukkan tren penurunan, terutama pada jumlah penumpang dan kendaraan roda empat.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 24 jam pada 16 Maret 2026, tercatat sebanyak 120 trip kapal beroperasi dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara menuju Sumatera.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 75.805 orang. Angka ini turun 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 89.478 orang.

Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda empat yang tercatat sebanyak 9.826 unit atau turun 23,1 persen dari tahun sebelumnya 12.774 unit. Selain itu, jumlah truk yang menyeberang juga merosot tajam hingga 39 persen menjadi 1.439 unit dari sebelumnya 2.360 unit.

Namun, tidak semua kategori mengalami penurunan. Kendaraan roda dua justru naik tipis 1,6 persen menjadi 5.797 unit. Sementara itu, bus tercatat meningkat 1,3 persen menjadi 640 unit.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-5 mencapai 17.702 unit, turun 17,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.470 unit.

Meski terjadi penurunan harian, akumulasi pergerakan sejak H-10 hingga H-5 justru menunjukkan peningkatan. Total penumpang tercatat mencapai 363.607 orang atau naik 2,8 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan total kendaraan mencapai 87.218 unit atau meningkat 6,5 persen.

Sementara itu, arus balik dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni juga mengalami dinamika yang relatif fluktuatif.

Selama periode yang sama, tercatat 120 trip kapal beroperasi dari Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu menuju Jawa.

Jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 43.804 orang atau turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 45.127 orang.

Untuk kendaraan, roda dua mengalami kenaikan signifikan sebesar 19,2 persen menjadi 621 unit. Sebaliknya, kendaraan roda empat turun tipis 1,9 persen menjadi 5.040 unit.

Adapun kendaraan logistik berupa truk justru meningkat 8,2 persen menjadi 1.884 unit. Sedangkan bus mengalami penurunan 10,2 persen menjadi 663 unit.

Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-5 mencapai 8.208 unit atau naik 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H-5, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 227.624 orang atau turun 1,6 persen. Sementara total kendaraan mencapai 49.159 unit atau meningkat 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan pihaknya terus memantau pergerakan arus mudik dan memastikan layanan penyeberangan berjalan optimal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *