Kalianda, (okehnews)-Situasi darurat tidak pernah datang dengan aba-aba. Karena itu, kesiapan menghadapi kondisi terburuk perlu dibangun sebelum keadaan benar-benar terjadi.
Kesadaran tersebut menjadi bagian dari kegiatan Simulasi Evakuasi dalam Penanganan Keadaan Darurat yang digelar Lapas Kelas IIA Kalianda bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan di lingkungan Lapas Kalianda.
Kegiatan ini diikuti Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda bersama jajaran serta Kepala BPBD Kabupaten Lampung Selatan beserta jajaran.
Simulasi tidak sekadar menjadi agenda latihan rutin. Di balik rangkaian kegiatan tersebut, terdapat kebutuhan untuk memastikan setiap petugas memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Mulai dari memahami prosedur, menentukan langkah evakuasi, hingga membangun koordinasi antarpersonel menjadi bagian penting dalam latihan tersebut.
Terlebih, lingkungan lembaga pemasyarakatan memiliki karakteristik tersendiri dalam penanganan keadaan darurat. Keselamatan petugas, warga binaan, maupun pihak lain yang berada di dalam lingkungan Lapas harus menjadi bagian dari perencanaan dan respons keadaan darurat.
Melalui simulasi, setiap unsur diberikan kesempatan untuk menguji kesiapan dan pola koordinasi. Tujuannya agar ketika kondisi sesungguhnya terjadi, respons tidak berjalan secara spontan tanpa arah.
Kesiapsiagaan pada akhirnya bukan hanya soal seberapa cepat seseorang bergerak, tetapi seberapa tepat setiap langkah dilakukan.
Kolaborasi Lapas Kalianda dan BPBD Lampung Selatan juga menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi keadaan darurat.
Sebab dalam kondisi krisis, koordinasi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan penanganan berlangsung terarah dan keselamatan menjadi prioritas.
Simulasi tersebut menjadi pengingat bahwa latihan bukan sekadar formalitas. Ia merupakan ruang untuk menguji prosedur, mengenali potensi persoalan, dan membangun kesiapan menghadapi keadaan yang sesungguhnya.
Bukan sekadar latihan. Kesiapsiagaan dibangun hari ini agar keputusan tidak terlambat ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.












