Bandar Lampung, – Sejumlah wilayah pesisir di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan dilanda banjir rob sejak Kamis (6/11) malam hingga Jumat (7/11). Ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar 15 sentimeter atau sebetis orang dewasa.
Sekretaris BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan banjir rob terjadi akibat pasang air laut yang meningkat sejak Kamis malam. Petugas gabungan dari BPBD kota dan kabupaten bersama unsur terkait telah diterjunkan untuk melakukan assessment dan memberikan imbauan kepada warga di wilayah terdampak.
“Tim BPBD bersama OPD terkait sudah berada di lapangan sejak malam tadi untuk memantau kondisi dan membantu warga. Kami mengimbau masyarakat pesisir tetap waspada terhadap potensi banjir rob dalam beberapa hari ke depan,” ujar Wahyu Hidayat, Jumat (7/11).
Wilayah Terdampak di Bandar Lampung;
Peristiwa banjir rob di Kota Bandar Lampung terjadi pada Kamis (6/11) sekitar pukul 18.30 WIB. Sejumlah titik pesisir yang tergenang di antaranya:
Jl. Teluk Bone RT 05 LK 2, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur
Jl. Ikan Bawal RT 05 LK 02, Kelurahan Kota Karang, Teluk Betung Timur
Jl. Bahari Gg Selat Gaspar 2 (Pasar Senggol), RT 02 LK I, Kelurahan Panjang Utara
Jl. Rawa Laut Gg Senggol RT 12–13 LK I, Kelurahan Panjang Selatan
Jl. Ikan Bawal (Pasar Gudang Lelang) RT 026 LK 03, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras
Jl. Selat Malaka, Kampung Rawa Laut RT 11 LK I, Kelurahan Panjang Selatan
Jl. Yos Sudarso (belakang Puskesmas Sukaraja) RT 09 LK I, Kelurahan Sukaraja
Jl. M. Agus RT 02 LK I, Kelurahan Bumi Waras
Jl. Ikan Sepat Gg Haji Hamid 2 RT 05 LK 02, Kelurahan Kota Karang
Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara, Gg Selat Malaka 9 RT 14 LK, Kelurahan Karang Maritim
Jl. Ikan Sepat RT 042–043 LK 03, Kelurahan Pesawahan
Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara (Pantai Tiska) RT 05 LK I, Kelurahan Serengsem, Kecamatan Panjang
Banjir Rob di Lampung Selatan
Sementara itu, banjir rob juga terjadi di beberapa wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat (7/11) sekitar pukul 20.30 WIB. Lokasi yang terdampak meliputi:
1. Dermaga BOM, Kecamatan Kalianda
2. Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung
3. Dermaga Canti, Kecamatan Rajabasa
4. Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampung Selatan telah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu masyarakat terdampak. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.
Menurut Wahyu Hidayat, BPBD Provinsi Lampung terus memantau kondisi pasang air laut di pesisir Teluk Lampung dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mitigasi bencana serupa.
“Kami meminta warga yang tinggal di kawasan pesisir agar selalu memantau perkembangan cuaca dan segera melapor jika terjadi kenaikan air laut yang signifikan. Informasi terbaru akan terus kami sampaikan melalui kanal resmi BPBD,” kata Wahyu.
BPBD Provinsi Lampung mengingatkan masyarakat agar mengamankan barang berharga, mematikan aliran listrik di rumah saat air mulai masuk, dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan garis pantai saat air laut pasang.












