Bahaya! ART Diduga Gandakan Kunci, Gasak Motor dan Uang Majikan

Foto ilustrasi AI

 

Bandar Lampung – Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial HW (25) diamankan Polsek Teluk Betung Selatan karena diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di rumah majikannya, Sendang Muhyo. Peristiwa ini terjadi di wilayah Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

HW yang berasal dari Dusun Cempaka, Pesawaran, diketahui melamar pekerjaan melalui sebuah penyalur tenaga kerja. Saat bekerja, ia diduga mengamati situasi rumah majikan hingga akhirnya muncul peluang melakukan pencurian.

Modus: Melamar Pekerjaan untuk Mengakses Rumah Korban

Berdasarkan LP/B/242/IX/2025/Polsek Teluk Betung Selatan, dugaan pencurian ini bermula ketika HW melihat kunci sepeda motor yang tergeletak di atas televisi pada 16 September 2025. Polisi menyebut, kunci tersebut kemudian diberikan kepada rekannya untuk diduplikasi. Rekan HW kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Uang Tunai dan Motor Diduga Raib

Pada 17 September 2025 sekitar pukul 19.00 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong, HW diduga kembali masuk ke rumah majikan dan mengambil:

Uang tunai Rp 2.800.000

Satu unit Honda Beat Putih BE 2281 ADS

Menurut keterangan polisi, motor tersebut kemudian digadaikan senilai Rp 5 juta, sedangkan uang tunai diduga habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Penangkapan dan Pemeriksaan

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Teluk Betung Selatan menemukan keberadaan HW di wilayah Gedong Tataan, Pesawaran. Ia diamankan pada 25 September 2025 tanpa perlawanan.

Kapolsek Teluk Betung Selatan menyampaikan bahwa HW masih berstatus terlapor dan proses pemeriksaan terus berlangsung. Sementara itu, sepeda motor yang digadaikan masih dalam upaya pencarian.

Proses Hukum

HW diperiksa dengan sangkaan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh prosedur penyidikan dilakukan sesuai aturan.

Imbauan Polisi

Warga diimbau untuk lebih berhati-hati ketika menerima pekerja baru, memastikan identitas dan referensi yang jelas demi menghindari kejadian serupa. Polisi juga menyebut adanya dugaan keterkaitan kasus lain di wilayah berbeda yang masih dalam penyelidikan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *