2 Senpi + 4 Peluru Diserahkan, Warga Cuma Dibina

Lampung Selatan, (okehnews) – Dua senjata api (senpi) rakitan mendadak berpindah tangan. Bukan untuk aksi kriminal, melainkan diserahkan warga kepada polisi.

Total ada dua pucuk senpi rakitan dan empat butir amunisi yang kini diamankan Polres Lampung Selatan. Barang-barang tersebut diserahkan sukarela oleh warga dari dua kecamatan berbeda.

Penyerahan pertama berlangsung di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.25 WIB.

Senpi yang diserahkan berupa rakitan warna silver dengan gagang kayu cokelat. Bersamanya terdapat satu butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Penyerahan berikutnya terjadi di Kecamatan Jati Agung, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Kali ini, AS, 57, menyerahkan satu pucuk senpi rakitan jenis revolver warna hitam-silver dengan gagang kayu cokelat. Tak sendirian, senpi tersebut juga disertai tiga butir amunisi kaliber 9 milimeter.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Stepanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh mengatakan, kedua senpi tersebut telah diterima anggota Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Selatan.

Barang bukti kemudian didata dan dibuatkan surat tanda terima sebelum diamankan di ruang barang bukti Satreskrim.

“Untuk yang di Jati Agung, senjata yang diserahkan berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver warna hitam silver dengan gagang kayu warna cokelat, disertai tiga butir amunisi kaliber 9 milimeter,” ujar Stepanus saat mendampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan dalam konferensi pers di Aula Polres Lampung Selatan, Jumat (21/8/2026).

Yang bikin lega, dua warga yang menyerahkan senpi tersebut tak dijerat hukum.

Polisi memilih melakukan pembinaan. Sebab, berdasarkan keterangan yang disampaikan, senjata tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan budaya.

“Terhadap dua orang yang menyerahkan senpi rakitan secara sukarela, kami lakukan pembinaan dan tidak kami proses secara hukum karena senjata tersebut dulunya digunakan untuk kegiatan budaya,” katanya.

Polres Lampung Selatan sekaligus mengingatkan warga lainnya.

Jika masih menyimpan senpi rakitan atau amunisi lama yang berpotensi membahayakan, masyarakat diminta segera menyerahkannya kepada kepolisian.

Daripada disimpan dan berpotensi menimbulkan masalah, lebih baik diserahkan.

Dua senpi sudah masuk ruang barang bukti. Empat peluru pun ikut diamankan.
Kini polisi tinggal menunggu kesadaran warga lainnya yang masih menyimpan senjata serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *