LAMPUNG, (okehnews) – TNI mengerahkan Tim Alfa untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Provinsi Lampung.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan pengerahan Tim Alfa dilakukan untuk mendukung pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau melalui akses darat.
“TNI telah menyiagakan Tim Alfa, yakni satuan kecil dari pasukan khusus yang dibentuk untuk menjalankan misi taktis di medan berat, baik dalam operasi perburuan kelompok bersenjata maupun penanggulangan bencana,” kata Kristomei, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, tim tersebut memiliki kemampuan mobilitas untuk menjangkau wilayah terisolasi. Personel penerjun freefall juga disiapkan untuk mendukung akses ke lokasi yang sulit dijangkau.
Penanganan karhutla di Lampung mendapat perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan percepatan penanganan setelah luas lahan yang terbakar dilaporkan mencapai 100,7 hektare hingga Minggu (23/8).
Peralatan Pemadaman Ditambah
Selain personel, pemerintah menambah dukungan peralatan untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan lahan.
Dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla secara daring, Presiden Prabowo menilai dukungan dua helikopter water bombing yang berasal dari Palembang dan Jawa Timur masih perlu diperkuat.
Pemerintah kemudian menambah dukungan armada udara serta peralatan pemadaman darat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat tersebut menyampaikan kebutuhan 10 unit pompa air untuk menjangkau lokasi yang jauh dari kanal.
Presiden kemudian meminta jumlah bantuan tersebut ditambah menjadi 20 unit.
“Berapa yang Anda perlu?” tanya Prabowo.
“10, Pak Presiden,” jawab Mirza.
“Ya, bagus. Saya kirim 20,” ujar Prabowo.
Kristomei menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penanganan karhutla di Lampung.
Pantau Habitat Gajah
Karhutla di TNWK juga menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan habitat gajah sumatera.
Petugas memantau 11 kelompok gajah liar. Kelompok terdekat dilaporkan berada sekitar 27 kilometer dari lokasi kebakaran.
Sementara itu, gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah (PKG), sekitar delapan kilometer dari lokasi kebakaran, dilaporkan dalam kondisi aman.
Kementerian Kehutanan juga menyatakan hingga saat ini belum ada laporan gajah yang terdampak langsung akibat kebakaran.
Kristomei mengatakan perlindungan habitat satwa menjadi salah satu perhatian dalam penanganan karhutla.
“Demi kelangsungan habitat Gajah Sumatera serta keamanan permukiman, perkebunan, dan lahan pertanian warga, kami telah mendapatkan bantuan peralatan pendukung lainnya,” katanya.
Karakter vegetasi yang didominasi alang-alang menjadi salah satu kendala dalam pemadaman. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan sehingga petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan setelah api utama berhasil dipadamkan.
Posko Gabungan Disiagakan
Pemerintah bersama TNI dan Polri juga menyiagakan posko gabungan di wilayah yang berbatasan dengan kawasan TNWK.
Kesiapsiagaan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta menjaga keamanan masyarakat di sekitar kawasan taman nasional.
Presiden Prabowo meminta jajaran Forkopimda Lampung, TNI, dan Polri tetap waspada sampai kondisi karhutla benar-benar stabil.
“Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu. Cuaca tidak bersahabat sementara, tetapi bisa kita atasi,” kata Prabowo.
Penanganan karhutla selanjutnya diarahkan pada pemadaman, pendinginan lahan, pencegahan munculnya kembali titik api, serta perlindungan masyarakat dan habitat satwa di kawasan TNWK.












